Di hadapanku sekarang, ada dia, dia yang terbiasa disebut tanaman liar. Bisa kamu tebak ? yah.. Ilalang, tibatiba ilalang itu seolah memproyeksikan dirimu (lagi) dan seolah mengajakku pergi ke lorong waktu. Kamu masih ingat sayang ? tentang aku yang selalu memandang ke arah kebun ilalang dipinggir kelas, tentang kamu yang bahkan tak tau ilalang itu apa :p , tentang coklat dengan pita ungu ? tentang hujan senja di hari selasa ? Lucu yaa, bahkan bunga liarpun bisa menjadi proyektor kenangan kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar